X
"UPDATE BONUS ROLLINGAN 0.7% UP TO 1%, CASHBACK 5% UNTUK PERMAINAN 88TANGKAS/TANGKASNET, CASHBACK 5% UNTUK JOKER123"
sportsbook casino online sabung ayam bola tangkas togel online

Newcastle Khwatir akan Lukaku Si Binatang

Update Terakhir: December 30, 2014

Romelu LukakuNewcastle Khwatir akan Lukaku Si Binatang – Steven Taylor –  Pemain tim nasional Belgia iitu diatur untuk menjadi ujung tombak dari lini depan Everton dalam laga yang berlangsung di St James Park pada hari Minggu dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris dan bek tengah tersebut mengatakan bahwa dia merupakan salah satu dari beberapa ancaman yang serius bagi The Magpies.

Newcastle harus bisa menghentikan Romelu Lukaku jika mereka ingin mendapatkan hasil yang positif saat bertanding melawan Everton pada hari Minggu menurut pendapat dari pemain bertahan Steven Taylor.

The Magpies pada saat ini sedang berusaha untuk bisa membendung rangkaian empat kekalahan secara beruntun yang mereka dapatkan di semua kompetisi, yang mana laga terakhir datang dalam kekalahan dengan skor akhir 3-1 dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris melawan Manchester United pada Boxing Day hari Jumat kemarin, dan meskipun sang tim tamu juga telah mengalami hasil pertandingan yang kurang begitu bagus, dengan hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir yang mereka mainkan di dalam laga kompetitif dan juga kalah dengan skor akhir 1-0 saat bermain di kandang Stoke City pada hari Jumat membuat mereka berada di posisi ke 12 dalam tabel klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Taylor merasa bahwa Everton itu memiliki banyak senjata di dalam gudang senjata mereka untuk dapat menyakiti skuadnya, meskipun begitu, sang pemain kemudian menyarankan bahwa pemain serang asal Belgia yaitu Romelu Lukaku dan juga pemain lini tengah mereka yaitu Ross Barkley perlu mendapatkan perhatian khusus di St James Park.

“(Lukaku) itu merupakan seekor binatang mutlak – seorang pemain top dan mereka juga masih memiliki pemain seperti Barkley, seorang pemain top yang lain.”

“Mereka memiliki pemain yang baik di sebelah kiri, kanan dan juga di lini tengah yang mana itu akan menyakiti kamu jika kamu memberikan mereka waktu dengan bola sehingga itu semua terserah kepada kami sendiri untuk berdiri dan menghalangi jalan mereka.”

Taylor kemudian dengan jujur mengakui bahwa Newcastle telah bersalah karena telah menunjukkan kepada skuad asuhan Louis van Gaal terlalu banyak “rasa hormat” dan kemudian telah mendesak kepada Newcastle untuk tidak memberikan waktu kepada lawan mereka saat sedang memegang bola.

“Kami itu telah membuatnya menjadi terlalu mudah bagi mereka. Kami sudah menunjukkan mereka terlalu banyak rasa hormat. Kami itu seharusnya tepat berada di depan wajah mereka dan kemudian memberikan beberapa tackle di lima atau 10 menit pertama seperti yang kami lakukan saat bertanding melawan Chelsea.”

“Kami itu perlu memberikan tekanan pada lawan. Kami juga harus menguji mereka. Jika kamu itu memberikan mereka terlalu banyak rasa hormat, setiap orang dapat terlihat baik dan kami membuat mereka menjadi terlihat baik.”